CCTV
Pendeteksi Wajah
Hallo Internet.. ^_^
Kali ini, saya akan membahas sedikit
tentang teknologi CCTV yang bisa mendeteksi wajah manusia. Teknologi ini masih
baru, dan masih sedikit kalangan yang memakai teknologi ini. Saya coba
searching di google juga masih sangat sedikit artikel tentang CCTV Pendeteksi
Wajah. Yang saya ketahui, teknologi pendeteksi wajah ini masih digunakan oleh
beberapa vendor laptop, dan sedikit perusahaan yang mengadaptasikannya kepada
proses absensi karyawan. Dan juga digunakan negara-negara maju dalam
optimalisasi keamanan. Dengan menempatkan kamera CCTV disetiap sudut kota, maka
akan lebih mudah mengenali orang-orang disekitar tempat tersebut.
Seperti
kita ketahui, wajah setiap orang itu Unik atau mempunyai ciri khas. Manusia
Kembar sekalipun mempunyai Ciri khas sendiri di wajah mereka. Ciri khas dari
wajah inilah yang menjadikan teknologi ini bekerja. Cara kerja alat ini atau
teknologi ini, dengan merekam wajah seseorang. Gambaran wajah tersebut diproses dengan cara,
Komputer melakukan komputasi dari ukuran wajah orang tersebut. Setelah
komputasi ukuran wajah selesai, kemudia komputer melakukan proses pemberian
titik-titik atau koordinat pada gambaran wajah itu. Setiap titik-titik itu bisa
ditempatkan di dagu, Pipi, pelipis, Hidung, mata, dan bagian lain dari wajah.
Jarak
dari titik-titik ini dihitung. Misalnya, jarak dari tulang pipi ke Jidat
berapa, jarak dari Dagu ke hidung berapa, dan jarak dari bagian wajah lainnya. Setelah
proses penghitungan ini selesai, hasil proses komputasi itu disimpan di
database dari Program atau teknologi tersebut. Jika seseorang ingin melakukan
scanning wajah, dia Cuma cukup berdiri didepan kamera CCTV. Dan secara
otomatis, program akan langsung melakukan Scanning terhadap wajah orang
tersebut.
Tapi
menurut saya, teknologi ini masih akan sulit dijadikan teknologi utama dalam
membantu kebutuhan kerja manusia. Hal ini disebabkan mudahnnya atau seringnya
orang-orang melakukan perubahan atau make-over
wajahnya. Seorang penjahat juga mudah menyamarkan wajah aslinya dengan
melakukan penyamaran.
Yang
jadi sering menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana jika wajah seseorang itu
mengalami kecelakaan sehingga terluka cukup parah. Misalnya kecelakaan yang
menggores wajah, Luka bakar, atau wajah yang selesai dioperasi atau juga
perubahan wajah karena bertambah atau berkurangnya Bobot seseorang. Menurut
saya, kendala ini yang menjadikan teknologi ini belum dapat diadaptasikan
secara lebih luas lagi.
Sekian
tulisan dari saya. Atas Kritik dan sarannya saya ucapkan terima Kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar