Hallo
Internet... ^^
Kali
ini saya akan membahas sedikit tentang jaringan 4G atau yang disebut juga Fourt
Generation technologi. 4G merupakan
pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan
jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya
telpon pintar dan laptop menggunakan modem USB.
Sistem
4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan
arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada
rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal
untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G,
yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan
dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikenversikan dan mampu
menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang
dengan kualitas premium dan keamanan tinggi.
4G
akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap
handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan
untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol
(SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan
dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di
operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz &
5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang
sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.Teknologi 4G di
IndonesiaSecara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon
analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G
merupakan ISDN. Indonesia secara umum pada saat ini baru memasuki tahap 2.5G.
Berkaitan
dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony[1] yang
merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony
over Internet Protocol. Teknologi tersebut banyak di perdebatkan oleh operator,
pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak lama lagi internet telephony akan
menjadi tulang punggung utama infrastruktur telekomunikasi. Teknologi internet
telephony memungkinkan pembangun infrastruktur telekomunikasi rakyat secara
swadaya masyarakat (tanpa Bank Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin
tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon.
tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon.
Infrastruktr
internet telepon memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal
tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G
juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Inernet Network (IN) yang saat
ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider.
Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan
diakses gratis dari internet.
Cukup
sekian pembahasan tentang jaringan 4G dari saya. Maaf jika banyak kekurangan
dalam artikel ini. Selamat Pagi, Siang, Malam bagi kita semua.
Sumber Referensi : WIKIPEDIA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar