20131021

MOBIL MURAH

     


       Di era modern ini, trasportasi merupakan alat kebutuhan vital bagi proses kehidupan manusia. Baik trasportasi darat, laut, dan udara. Transportasi berperan penting dalam setiap perputaran roda kehidupan seperti, bidang ekonomi, pelayanan sosial, dan lain sebagainya. 

     Banyak para produsen-produsen mobil, berlomba-lomba berinovasi dalam membuat mobil agar penggunaan mobil semakin efektif dan senyaman mungkin bagi masyarakat. Beberapa konsumen tentunya tidak melihat mobil dari segi harga, tapi dari segi fungsionalitasnya. Tapi banyak juga orang yang tidak mampu membeli mobil dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini tentunya membuat para produsen-produsen mobil melihat peluang dalam berinovasi.

    Gebrakan baru yang dikeluarkan para produsen mobil pada pertengahan 2013 ini adalah, Mobil Murah. Seperti namanya, mobil ini memang murah dibandingkan harga mobil kebanyakan. Harga mobil ini bisa mencapai 50% lebih murah dibandingkan mobil lain. Hal ini tentu mempunyai dampak positif dan negatif yang tidak bisa dianggap remeh. Khususnya sasaran tempat pemasaran mobil ini adalah Jakarta.

    Tidak sedikit yang menolak keberadaan mobil murah ini. Walaupun banyak yang menyambut gembira keberadaan mobil ini, karena memberikan peluang pada kalangan ekonomi menengah kebawah untuk bisa memiliki mobil. Salah satu yang menolak keberadaan mobil murah seperti yang kita ketahui adalah Bapak Gubernur DKI Jakarta, Jokowi. Beliau beranggapan mobil murah hanya akan menambah kemacetan di Jakarta.

    Di sini saya akan mencoba mengutarakan pendapat saya tentang Positif dan Negatif pengadaan Mobil Murah.

~Positif~
  1. Harga mobil murah, terjangkau bagi para orang yang ekonominya menengah
  2. Kalau dari sisi keamanan, mobil jauh lebih aman dibandingkan naik motor yang tingkat keamanannya masih minim
  3. Mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Contohnya, para pedagang yang biasanya mengangkut barang dagangan menggunakan motor, kini bisa lebih nyaman dengan menggunakan mobil murah. Dan menurut saya mungkin lebih aman dibandingkan menggunakan motor.
~NEGATIF~
  1. Jika mobil murah dipasarkan dijakarta, maka kemacetan akan bertambah parah. Seperti kita ketahui, jumlah mobil pada tahun 2012 di Jakarta sekitar 94,2 juta (Belum termasuk kendaraan dari luar Jakarta) . Jumlah itu sebenarnya sudah melebihi kapasitas jalanan di Jakarta, sehingga menyebabkan kemacetan parah. Bisa dibayangkan jika ditambah dengan penggunaan "Mobil Murah" di Jakarta, maka kemacetan pun semakin tidak dapat dihindari
  2. Tidak Hemat BBM. Seperti kita ketahui, konsumsi bahan bakar mobil jauh lebih banyak dibandingkan konsumsi bahan bakar pada motor. Sekarang, pasokan Minyak Bumi kita semakin menipis. Jika kita semakin beringas dalam mengkonsumsi hasil alam ini, dipastikan 100 tahun mendatang, Bumi akan kehabisan Hasil Alamnya, khususnya Minyak bumi.
  3. Global Warming yang semakin parah. Tentunya kita tau, sekarang bumi sedang mengalami perubahan iklim diakibatkan pemanasan Global. Penyebab terbesar pemanasan global disumbangkan oleh polusi-polusi kita. Seperti, polusi udara akibat Asap atau emisi kendaraan bermotor. 
  4. Daya tahan orang di Jakarta akan semakin melemah. hal ini diakibatkan polusi dari kendaraan bermotor yang diterangkan diatas. Dengan jumlah kendaraan yang fantastis, udara Jakarta sebenarnya sudah tidak baik lagi bagi kesehatan manusia. Bayangkan jika nanti kendaraan bertambah akibat Mobil Murah
  5. Tertib Lalu Lintas yang semakin Buruk. Bukan rahasia, pengendara di Jakarta lebih sering melanggar lalu lintas dibandingkan daerah lain. Parkir sembarangan dibahu jalan, Melanggar aturan lalu lintas, DLL.
  6. Berkurangnya pendapatan sebagian kalangan. Contohnya, para sopir-sopir angkutan umum, otomatis akan berkurang pendapatannya jika mobil murah menjadi trend dalam masyarakat. Pengguna transportasi umum menurut saya akan berkurang drastis. Hal ini disebabkan oleh, Lebih nyaman menggunakan mobil pribadi. 

    Kesimpulan Saya, seharusnya pemerintah lebih teliti dalam hal ini. Karena hal ini membutuhkan pertimbangan yang Cukup Matang. Pemerintah harus konsisten dengan tujuan mereka . Seperti, hemat BBM, memaksimalkan penggunaan transportasi umum, Penanggulangan kemacetan, polusi udara , DLL. Karena menurut saya , dampak negatifnya jauh lebih banyak daripada dampak positifnya. Lain hal jika mobil itu dipasarkan di daerah yang jauh lebih layak mendapatkan mobil murah. 

Sekian dan terima kasih.
Maafkan jika ada salah kata dari saya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar